SMS Blast Atau SMS Markerting Masih Jadi Andalan Untuk Menjual, Memasarkan Produk Dan Membuat Produk Menjadi Laku

Informasi Penting » SMS Blast Atau SMS Markerting Masih Jadi Andalan Untuk Menjual, Memasarkan Produk Dan Membuat Produk Menjadi Laku

Apakah sebelumnya Anda pernah menggunakan SMS Blast untuk memasarkan produk Anda? Atau mungkin pertanyaan yang lebih mudah, apakah Anda pernah menerimanya? Jika Anda berdomisili di Jakarta, dan memiliki nomor telepon salah satu operator telekomunikasi pelat merah, Anda pasti sering mendapatkan SMS promo dari 2 retailer donat terkemuka, ya kan?

 

Menurut data statistika yang dilansir oleh Mobile Phone Marketing US , lebih dari 90% populasi di dunia memiliki telepon seluler. Hampir semua pemilik telepon seluler tersebut dapat berkomunikasi melalui teks pesan singkat. Pesan berupa teks yang dikirim melalui satu telepon seluler ke telepon seluler lainnya ini disebut sebagai pesan singkat yang biasa disebut sebagai SMS. SMS adalah singkatan dari Short Message Service.

 

Di antara banyak strategi marketing lainnya, mengapa Anda para pebisnis perlu melakukan SMS marketing? Bukankah ini cara kuno?

 

Pernahkah Anda bertanya mengapa masih banyak saja pesan-pesan pemasaran dari restoran atau perusahaan lainnya yang masuk ke inbox SMS di ponsel Anda? Mengapa kebanyakan korporat masih menggunakan metode ini? Bahkan menurut riset di atas, SMS Marketing telah diterapkan selama lebih dari 20 tahun.

 

Sebenarnya ada banyak kelebihan strategi pemasaran melalui SMS ini yang nanti akan kami paparkan agar Anda yakin untuk melakukan SMS marketing. Namun alasan yang paling mendasar masih terkait dengan banyaknya jumlah pengguna ponsel di paragraf pengantar sebelum. Anda dapat melihat bagaimana pelanggan atau pembeli sangat bergantung dengan perangkat komunikasi tersebut. Maka sangat masuk akal jika Anda juga melakukan komunikasi terhadap pelanggan atau pembeli Anda melalui media tersebut.

 

Tidak hanya ponsel biasa atau tradisional, kini pengguna ponsel pintar atau biasa disebut smartphone juga terus meningkat drastis. Berdasarkan penelitian terbaru yang dilakukan eMarketer, jumlah pengguna smartphone di Indonesia akan meningkat dari 55 juta pengguna di tahun 2015 menjadi 92 juta di tahun 2019. Saat ini, Indonesia menjadi pasar penjualan smartphone terbesar ke-3 di kawasan Asia Pasifik (Setelah China dan India). Di Asia Pasifik, telah terdapat lebih dari satu miliar jumlah pengguna smartphone.